ANTARA - Berita Terkini

Minggu, 09 Agustus 2009

Membuat Ebook Yang Semudah Membalikkan Telapak Tangan Itu Bisa Membuat Anda Kaya Raya

Ketika ebook bisa bernilai puluhan juta, maka bukanlah cara membuatnya susah
tetapi karena informasi yang terkandung didalamnya. Biasanya info yang
terkandung mengandung informasi pengetahuan cara menghasilkan profit dari
suatu bidang usaha. Banyak yang telah sukses dengan menjual ebook, banyak
sekali contoh nya misalkan Ewen Chia seorang online bisnis yang sukses dan
hanya jual ebook. Adalagi Joko Susilo juga demikian menjual ebook bisa kaya
mendadak.

Memang keberhasilan mereka bukan melulu punya produk yang bermutu tapi
didukung kepiawaiannya dalam bidang pemasaran online. Mereka punyai tool
tool dan statistik penunjang sehingga ebooknya bisa menjadi barang yang
laris manis. Pertanyaanya sekarang apakah anda bisa?. Saya jawab anda pasti
bisa.

Dengan belajar dan mengikuti jejak mereka maka anda pasti akan seperti
mereka. Nah saya akan menjelaskan apasih ebook itu?.

Ebook adalah tulisan atau hasil tuangan ide yang diwujudkan dalam tulisan
kemudian dikonversikan menjadi file tulisan digital yang lazim digunakan
oleh dunia online yaitu antara lain file PDF. Banyak software yang dapat
mengcreate ebook contohnya Adobe Acrobat Reader. Telah keluar pula versi
profesional yaitu versi 7, dengan menggunakan versi 7 ini kita bukan hanya
bisa membaca file PDF tetapi bisa pula membuat file tulisan kita yang
berasal dari msoffice menjadi ebook digital. Tentu hal itu susah bagi
sebagian pemula. Ya saya akan membagi pengalaman kepada anda bagaimana
membuat ebook semudah membalikkan telapak tangan.

Langkah-langkahnya sebagai berikut :

1. Edit tulisan anda pada msword secantik mungkin.
2. Simpan pada folder yang anda sudah tandai dan ingat2 di Folder mana file
tersebut di simpan
3. Lihat fasilitas di blog ini sebelah kanan ada kotak PDF Manager fasilitas
yang dapat mengkonversikan file msword anda menjadi file PDF tanpa anda
harus repot install program dll
4. Browse file word yang tadi anda simpan
5. Dikolom bawahnya ketik alamat email anda
6. Klik tulisan convert and send
7. Buka email anda
8. Download file PDF dari file anda tadi
9. Selesai (anda telah mempunyai ebook digital yang bila anda menginginkan
bisa dijual juga)

Demikian cara praktis membuat ebook tanpa repot instal software dll

Jumat, 31 Juli 2009

Indosat Segera Pasarkan Blackberry Gemini


By Muhammad Firman, Muhammad Chandrataruna VIVAnews - Sabtu, Agustus 1

VIVAnews - Produk teranyar keluaran Research In Motion dalam waktu dekat ini akan tersedia di pasaran Indonesia. Adapun kehadirannya sudah dipersiapkan oleh sejumlah partner yang menjadi channel distribusi RIM di tanah air. Indosat salah satunya.

“Untuk BlackBerry Gemini, kami tinggal menunggu sertifikatnya dari pemerintah. Tentu saja, sertifikasi tersebut baru akan rampung setelah RIM membangun service center di Indonesia,” kata Guntur S Siboro, Chief Marketing Officer Indosat pada wartawan, 31 Juli 2009. “Saya tidak yakin sudah bisa diluncurkan pada Ramadhan nanti. Mereka (RIM) saja baru akan meresmikan service centernya akhir Agustus. Tapi, kita lihat saja, kalau prosesnya lancar-lancar saja ya kita langsung pasarkan,” ucapnya.

Menurut Guntur, dari sisi teknis, Indosat sudah siap memasarkan produk tersebut. “Ujicoba kemarin hasilnya cukup baik. Intinya, jaringan kami (Indosat) sudah siap. Tinggal menunggu handsetnya,” kata Guntur.

Seputar harganya, dibanding produk BlackBerry yang sudah lebih dulu masuk ke pasaran Indonesia, Gemini memang lebih murah. “BlackBerry Gemini merupakan versi terjangkaunya Bold atau Javelinhttp://teknologi.vivanews.com/news/read/30006-rim_siapkan_blackberry_gemini. Dia tidak punya 3G. Kualitas kameranya pun pas-pasan. Keypad-nya juga keras. Tidak memakai trackball melainkan touchpad layaknya laptop. Wajar saja bila harganya lebih murah,” kata Guntur. “Ini dihadirkan untuk menjawab kebutuhan pasar mid-low. Mereka mungkin membutuhkan fitur BlackBerry, tetapi ingin harga yang terjangkau,” ucapnya.

Meski begitu, Indosat belum bisa mengungkapkan harga resmi produk yang bersangkutan. “Kalau ada yang bilang 2 jutaan, itu bisa saja BM (black market). Kami (Indosat) memesan saja belum tahu jumlahnya berapa. Tunggu sertifikasi dari pemerintah dulu sajalah,” ucap Guntur.

Ditanya seputar BlackBerry CDMA yang juga sedang disiapkan kehadirannya oleh kompetitor, Indosat mengaku belum dapat memastikan kapan produk yang bersangkutan hadir di Indonesia. “Untuk CDMA, ujicobanya belum rampung. Perangkat CDMA membutuhkan ujicoba yang cukup lama, karena standarisasinya di dunia tak seketat GSM. Di Amerika, hampir semua ponsel CDMA itu inject. Sedangkan di Asia, ada yang pakai kartu RUIM,” kata Guntur. “Oleh karena itu, varian percobaan dan parameternya banyak. Segala kemungkinan perlu diujicoba. Itu yang membuatnya memakan waktu,” ucapnya.

Pengguna BlackBerry Indosat juga tidak perlu khawatir akan masalah koneksi ketika memanfaatkan handset mereka untuk berkomunikasi. Pasalnya, dua minggu silam, Guntur menuturkan, Indosat baru saja memperbesar bandwidth dedicated-nya ke server RIM di Kanada menjadi 50MB. Dengan demikian, seharusnya bottleneck yang kemungkinan terjadi sudah diantisipasi.

Obama Damaikan Profesor dan Polisi dengan Bir


By Renne R.A Kawilarang, Harriska Farida Adiati VIVAnews - Jumat, Juli 31

VIVAnews - Profesor berkulit hitam dari Universitas Harvard, Henry Louis Gates, kembali bertemu dengan polisi kulit putih yang menangkapnya. Namun, pertemuan kali ini tidak lagi berlangsung tegang, melainkan penuh dengan suasana santai.

Yang istimewa, kedua pria itu berbincang satu meja dengan dua petinggi Amerika Serikat (AS), Presiden Barack Obama dan Wakil Presiden Joe Biden di Gedung Putih, Washington DC Kamis sore 30 Juli 2009 (Jumat dini hari WIB). Keempat pria tersebut berdiskusi sambil minum bir bersama.

Rupanya, melalui pertemuan santai itu, Obama mencoba mendamaikan Gates dan Sersan Polisi James Crowley, bahwa penangkapan yang terjadi pada 16 Juli lalu hanyalah salah paham dan tidak harus berujung kepada ketegangan antar ras.

Obama pun bermaksud meluruskan kembali komentarnya yang dianggap terlalu keras kepada polisi saat menanggapi insiden penangkapan Gates oleh Crowley. Itulah sebabnya, kalangan media menyebut pertemuan di halaman Gedung Putih itu disebut sebagai "diplomasi minum bir."

Usai pertemuan, Crowley mengungkapkan bahwa jamuan minum bir tersebut sangat produktif dan semua pihak menantikan kelanjutannya. Terkait konfrontasi hingga membuat Gates ditangkap, Crowley mengatakan, dirinya dan Gates sebagai dua pria dewasa yang sama-sama sepakat untuk saling berbeda pendapat.

Crowley menyebutkan, diskusi terpusat pada poin untuk terus melangkah maju, bukan membicarakan peristiwa yang sudah terjadi dua pekan lalu, dan mereka berencana untuk mengadakan pertemuan lagi.

Sedangkan Obama menggambarkan pertemuan dengan Gates Jr. dan Crowley sebagai percakapan yang menyenangkan dan berbobot.

Dalam sebuah pernyataan setelah pertemuan, Obama mengatakan bahwa Gates dan Crowley beberapa waktu mengobrol satu sama lain. "Saya selalu meyakini bahwa hal yang membuat kita berada dalam kebersamaan selalu lebih kuat daripada sesuatu yang membuat kita terpisah."

"Saya yakin hal itu terjadi di sini malam ini, dan saya berharap kita semua bisa menarik pelajaran positif dari episode ini," kata Obama. (AP)

blogger templates | Make Money Online